DONGGALA – Pergantian pucuk pimpinan DPRD Donggala kian dekat. Hari ini, Selasa (24/2/2026), dewan akan menggelar rapat paripurna penetapan Ketua DPRD dari Moh Taufik kepada Yasin Lataka.
Proses ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Partai NasDem yang telah menerbitkan surat keputusan (SK) pergantian antarwaktu (PAW) terhadap Moh Taufik. Ia dicopot dari jabatan ketua dan kembali menjadi anggota DPRD, sementara posisi pimpinan diisi oleh Yasin Lataka, politisi asal Balaesang.
Sekretaris DPW NasDem, Fery Anwar, menjelaskan pergantian tersebut merupakan hasil evaluasi internal partai. Menurutnya, keputusan diambil karena adanya penugasan partai yang tidak dijalankan.
“Pergantian pimpinan tidak harus menunggu SP1. Jika dalam evaluasi ada kader yang tidak menjalankan kesepakatan dan penugasan partai, maka pergantian bisa dilakukan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Donggala, Kelvin Soputra, memastikan tahapan sudah berjalan. Badan Musyawarah (Banmus) telah menetapkan jadwal paripurna penetapan.
“Kami baru selesai Banmus membahas jadwal. Hasilnya, besok Selasa kita paripurna penetapan ketua DPRD dulu,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Ia menegaskan, agenda yang dilaksanakan masih sebatas penetapan, belum pelantikan. Hasil paripurna nantinya akan disampaikan ke bupati dan gubernur untuk diproses lebih lanjut.
“Setelah penetapan, hasilnya dikirim ke bupati dan gubernur. Baru kemudian menunggu proses pelantikan,” jelasnya.
Di sisi lain, Moh Taufik mengaku legawa dengan pergantian tersebut. Namun, ia menyoroti proses pemberhentiannya yang dinilai tidak melalui mekanisme peringatan, baik tertulis maupun lisan.
Meski begitu, dinamika pergantian pimpinan ini dipastikan tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku di internal partai dan kelembagaan DPRD.CIL












