DONGGALA – Pemerintah Kabupaten Donggala terus mendorong peningkatan kualitas sekaligus pemerataan akses pendidikan. Salah satunya melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang mulai disosialisasikan untuk tahun ajaran 2026/2027.
Komitmen itu ditegaskan Bupati Donggala Vera Elena Laruni saat membuka Sosialisasi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Program SNT bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Rabu (22/7/2026).
Dalam sambutannya, Vera menegaskan pendidikan menjadi kunci utama membangun peradaban yang maju dan bermartabat. Karena itu, pemkab berkomitmen menghadirkan akses pendidikan yang merata tanpa memandang latar belakang.
“Pendidikan bukan hanya soal capaian akademik, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan peserta didik agar siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran SNT menjadi langkah strategis menghadirkan sistem pendidikan yang inklusif, harmonis, serta menjunjung tinggi nilai keberagaman. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat.
Ia juga memastikan proses SPMB tahun ajaran 2026/2027 dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan adil. Seluruh tahapan seleksi mengacu pada aturan yang berlaku dengan menjunjung prinsip kesetaraan.
Tahapan SPMB sendiri diawali dengan pengumuman dan sosialisasi pada 21–24 Juli 2026. Selanjutnya, pendaftaran calon peserta didik dibuka pada 21–27 Juli 2026. Informasi lengkap dapat diakses melalui laman resmi SNT Kemendikdasmen.
Sementara itu, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Anis, menjelaskan bahwa SNT merupakan implementasi kebijakan pemerintah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dan inklusif.
“SNT mengedepankan pembelajaran holistik, mengintegrasikan karakter, akademik, bahasa, olahraga, seni, hingga penguatan kompetensi STEAM,” jelasnya.
Ia menambahkan, sistem pembelajaran didukung inovasi teknologi serta lingkungan belajar yang aman dan nyaman, sehingga mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, menegaskan SNT menjadi upaya konkret meningkatkan mutu pendidikan daerah.
“Tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kompetensi, dan penanaman nilai kebangsaan,” tegasnya.
Kegiatan sosialisasi turut dihadiri Ketua DPRD Donggala Mohamad Yasin Lataka, para kepala sekolah, guru, lurah, serta orang tua murid.***






