Pemkab Donggala Genjot Penurunan Stunting, Target 18 Persen di 2026

Dudi Utomo
banner 728x90

DONGGALA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala terus memperkuat upaya penurunan angka stunting dengan target besar pada 2026. Pemkab menargetkan prevalensi stunting turun menjadi 18,8 persen di 2025, dan bergerak menuju target nasional 16 persen pada 2026.

Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Donggala, Dudi Utomo Adi, mengungkapkan optimisme tersebut saat dikonfirmasi, Sabtu (15/11).
“Dari hasil evaluasi, prevalensi stunting pada 2024 turun lima digit menjadi sekitar 29 persen, dari 34,6 persen di tahun sebelumnya,” ujarnya.

Turunnya angka tersebut, kata Dudi, membuat Donggala semakin yakin bisa mengejar target nasional. Ia menambahkan bahwa penurunan diperkirakan berlangsung bertahap, sekitar 3–4 persen per tahun, melalui kerja keras lintas sektor di tahun 2025.
“Kami terus berupaya mempercepat penurunan angka stunting demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Data menunjukkan prevalensi stunting di Donggala sempat 32,4 persen pada 2022, naik menjadi 34,1 persen pada 2023, lalu menurun cukup signifikan menjadi 29,6 persen pada 2024.

Untuk mempercepat langkah tersebut, Dinas P2KB menggerakkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, sebuah program yang mengajak masyarakat bergotong royong melalui edukasi, bantuan gizi, perbaikan sanitasi, hingga keterlibatan lintas sektor demi menciptakan generasi sehat, cerdas, dan kuat.

“Ini adalah upaya jangka panjang menuju generasi Indonesia emas pada 2045, dengan target stunting hanya 5 persen,” pungkas Dudi.JOS