DONGGALA – Pemerintah Kabupaten Donggala mulai merancang arah pembangunan tahun depan. Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027, berbagai program prioritas disepakati bersama lintas pemangku kepentingan.
Forum strategis yang digelar di Aula Kasiromu Kantor Bupati, Jumat (13/3/2026) itu dibuka langsung Bupati Donggala, Vera Elena Laruni.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, DPRD, Sekda, perwakilan Pemprov Sulteng, KPPN Palu, BPS Donggala, hingga camat, kepala desa, dan organisasi masyarakat.
Kepala Bapperida Donggala, Ir. Gosal Syah Ramli, mengungkapkan Musrenbang RKPD menjadi tahapan krusial dalam menyaring dan menyepakati program prioritas daerah.
Sebelumnya, pemkab telah menggelar Forum Perangkat Daerah pada 10–11 Maret 2026 untuk menyelaraskan usulan dari tingkat kecamatan dan desa.
“Hasilnya, ada 304 usulan kegiatan yang diakomodasi. Terdiri dari 107 bidang ekonomi, 37 sosial budaya, dan 160 bidang infrastruktur,” jelasnya.
Menurutnya, Musrenbang menjadi ruang sinkronisasi antara kebutuhan masyarakat dengan arah pembangunan provinsi dan nasional, agar program yang disusun benar-benar tepat sasaran.
Sementara itu, Bupati Vera Elena Laruni menegaskan, Musrenbang tahun ini memiliki arti penting karena menjadi bagian dari implementasi RPJMD 2025–2029.
Ia menekankan, perencanaan pembangunan harus mampu menjawab tantangan daerah, mulai dari penguatan ekonomi hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Perencanaan harus terukur, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Untuk tahun 2027, Pemkab Donggala mengusung tema “Penguatan Ekonomi Inklusif dan Infrastruktur Berkelanjutan Menuju Donggala sebagai Penyangga IKN.”
Tema tersebut akan diterjemahkan ke dalam sejumlah program prioritas. Di antaranya pengembangan pariwisata berbasis budaya dan ekonomi kreatif, pembangunan infrastruktur penunjang sektor unggulan, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga transformasi digital dalam pelayanan publik.
Dari sisi legislatif, Wakil Ketua I DPRD Donggala, Kelvin Soputra, menegaskan komitmen DPRD untuk mengawal proses perencanaan agar tetap partisipatif dan akuntabel.
Ia memastikan aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui reses akan terus diperjuangkan masuk dalam dokumen perencanaan.
“DPRD akan mengawal agar aspirasi masyarakat benar-benar terakomodasi,” ujarnya.
Musrenbang RKPD 2027 ini diharapkan melahirkan kesepahaman bersama terkait prioritas pembangunan yang realistis dan berkelanjutan, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Donggala.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi, diskusi, serta desk perencanaan yang melibatkan perangkat daerah hingga perwakilan desa guna menyelaraskan program pembangunan secara lebih detail.***












