PALU – Persoalan penerangan jalan dan kerusakan infrastruktur menjadi keluhan utama yang diserap Anggota DPRD Kota Palu, Ulfa, saat melaksanakan reses, Senin (24/8/2026).
Dalam kegiatan serap aspirasi tersebut, Ulfa menyebut masyarakat mengeluhkan sejumlah titik yang minim penerangan. Kondisi itu dinilai menyulitkan warga saat melintas, terutama pada malam hari.
“Banyak sekali keluhan masyarakat tentang penerangan, lampu jalan dan perbaikan jalan yang rusak. Ada beberapa titik yang memang membutuhkan lampu jalan karena ketika masyarakat melewati itu gelap,” kata Ulfa.
Dari sejumlah aspirasi yang diterima, Ulfa memastikan pemasangan lampu jalan dan perbaikan jalan menjadi prioritas yang akan diperjuangkan.
Ia mengaku telah berkomunikasi dengan kepala dinas terkait untuk menindaklanjuti sejumlah titik yang membutuhkan penerangan.
“Saya sudah komunikasi dengan Kadisnya. Beliau meminta dikirim share loc-nya. Tinggal dikirim share loc ke beliau,” ujarnya.
Selain persoalan penerangan, Ulfa juga menyoroti sejumlah usulan perbaikan jalan yang hingga kini belum terealisasi.
Salah satunya perbaikan Jalan Datu Mas Suci di Kelurahan Kayumalue, dengan anggaran sekitar Rp250 juta. Kemudian jalan di Kelurahan Pantoloan Boya, tepatnya di belakang Puskesmas, juga masih menunggu pelaksanaan.
Ulfa memastikan kedua usulan tersebut tetap akan diperjuangkan agar dapat direalisasikan tahun ini.
“Insyaallah komitmennya akan tetap dilaksanakan. Saya sudah menghubungi OPD terkait, tinggal menunggu eksekusinya. Insyaallah tahun ini akan tetap dilaksanakan perbaikan jalan tersebut,” katanya.
Sementara untuk program bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), Ulfa menyebut aspirasi masyarakat terkait bantuan tersebut telah ditindaklanjuti.
“Untuk PKH dan bantuan sosial lainnya alhamdulillah sudah jalan terus. Semua terealisasi,” ujarnya.
Ulfa menambahkan, cakupan aspirasi yang menjadi fokus perjuangannya saat ini masih berada di wilayah Kecamatan Palu Utara dan Kecamatan Tawaeli.
Hal itu disesuaikan dengan keterbatasan anggaran dan kemampuan yang dimilikinya dalam mengawal aspirasi masyarakat.
“Untuk kali ini masih sekitaran Kecamatan Palu Utara dan Kecamatan Tawaeli. Insyaallah ke depannya mungkin bisa kecamatan-kecamatan lain,” tandasnya.
Reses tersebut dihadiri oleh Koordinator Reses DPRD Kota Palu, Husna dan Dina Fidiana serta pendamping reses, Hijrah dan Ramlah.ADK






