DONGGALA – Anggota DPRD Donggala, Bebi, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar reses di Desa Nupabomba, Kecamatan Tanantovea. Infrastruktur desa hingga penguatan sektor pertanian mendominasi usulan warga.
Reses yang berlangsung 4–6 Maret 2026 itu mengungkap kebutuhan mendesak terkait akses dan fasilitas desa. Warga mengusulkan pembangunan pagar lapangan, pembukaan jalan kantong produksi sepanjang 1 kilometer, serta rabat jalan desa sepanjang 500 meter.
Selain itu, pembukaan akses menuju objek wisata air terjun Pompo juga diminta untuk mendukung potensi wisata desa.
Persoalan lingkungan turut menjadi perhatian. Masyarakat mengusulkan pembangunan bronjong sepanjang 200 meter di bantaran sungai serta normalisasi sungai untuk mencegah banjir.
Di sektor pendidikan, warga meminta pembangunan ruang guru SDN 5 Tanantovea dan rehabilitasi perpustakaan SMPN 1 Tanantovea.
Tak hanya itu, kebutuhan sosial juga mencuat. Warga mengusulkan bantuan tenda terowongan sebanyak 10 petak dan 200 kursi, serta rehabilitasi masjid di beberapa dusun.
Di bidang ekonomi dan pertanian, masyarakat mengajukan berbagai bantuan, mulai dari ternak ayam kampung, sapi, kambing, hingga bibit durian, kakao, alpukat, dan jagung.
Selain itu, warga juga mengusulkan pengadaan alat pertanian seperti hand tractor, tangki semprot, mesin pemangkas rumput, hingga penguatan jaringan internet desa.
Bebi menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan dihimpun dan diperjuangkan melalui DPRD agar dapat ditindaklanjuti pemerintah daerah.
“Semua usulan masyarakat ini akan kami kawal agar bisa direalisasikan sesuai prioritas,” ujarnya, belum lama ini.
Ia menambahkan, reses menjadi momentum penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat benar-benar terserap dan menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan daerah ke depan.ADK












