DONGGALA – Anggota DPRD Donggala, Mas Ali, menyerap berbagai aspirasi warga saat menggelar reses di Desa Wombo Mpanau, Kecamatan Tanantovea. Perbaikan infrastruktur pascabencana banjir menjadi kebutuhan paling mendesak.
Dalam reses yang berlangsung 4–6 Maret 2026 itu, warga mengeluhkan kerusakan sejumlah jembatan yang terdampak banjir. Mereka meminta pembangunan kembali agar akses antarwilayah bisa kembali normal.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan perbaikan dan pengaspalan ruas jalan yang saat ini rusak dan membahayakan pengguna.
Kerusakan saluran air turut menjadi perhatian. Warga meminta perbaikan sekaligus pembangunan drainase baru yang terdampak banjir dan longsor.
Tak hanya itu, jalan kantong produksi yang tertimbun lumpur juga diharapkan segera diperbaiki agar aktivitas ekonomi warga kembali berjalan lancar.
Di sektor sosial, masyarakat mengusulkan pembangunan tribun lapangan sepak bola sebagai fasilitas olahraga desa.
Sementara itu, tempat ibadah juga tak luput dari perhatian. Warga meminta perbaikan lantai dan pagar masjid yang rusak akibat banjir.
Selain infrastruktur, warga juga menginginkan pelatihan dari instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana di masa mendatang.
Mas Ali menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan dihimpun dan diperjuangkan melalui DPRD agar dapat segera ditindaklanjuti pemerintah daerah.
“Ini kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana. Akan kami kawal agar bisa direalisasikan,” ujarnya, Jumat (6/4/2026).
Ia menambahkan, reses menjadi momentum penting bagi DPRD untuk memastikan kebutuhan masyarakat, khususnya yang terdampak bencana, dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan daerah.ADK












