Oktober 27, 2026
News  

Transaksi Bank Sulteng Bermasalah, DPRD Minta Penjelasan dan Langkah Konkret Pemprov

RDP Komisi II DPRD Sulteng bersama direksi Bank Sulteng, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dok. Sultengpost.com)
banner 728x90

PALU – Keluhan masyarakat terkait kendala transaksi perbankan di PT Bank Sulteng mendapat perhatian DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng). Komisi II DPRD Sulteng menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama jajaran direksi Bank Sulteng dan perangkat daerah terkait, Selasa (27/10/2026).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Sulteng, Sonny Tandra, mengatakan, rapat tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat yang mengeluhkan kesulitan bertransaksi melalui layanan Bank Sulteng dalam beberapa waktu terakhir.

Sonny meminta pihak bank menjelaskan penyebab gangguan layanan tersebut. Ia juga mempertanyakan sejauh mana pemerintah provinsi mengetahui persoalan yang dihadapi bank daerah itu serta langkah yang telah disiapkan untuk mengatasinya.

“Pertemuan ini barangkali undangan mendadak karena ada aduan masyarakat terhadap kami, terutama soal BPD yang akhir-akhir ini barangkali agak sulit soal transaksi yang ada di BPD,” ujar Sonny saat membuka rapat.

Menurut dia, penjelasan dari pihak bank diperlukan agar DPRD dapat memahami persoalan yang terjadi sekaligus mencari jalan keluar atas keluhan nasabah.

Sonny juga meminta jajaran Pemerintah Provinsi Sulteng memberikan penjelasan mengenai keterlibatan dan langkah penanganan yang telah dilakukan. Hal itu dinilai penting mengingat Bank Sulteng merupakan bank daerah yang layanannya bersentuhan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Apakah ini juga sudah diketahui oleh Pemda provinsi, dan apa langkah-langkah dari Pemda provinsi terhadap masalah yang dihadapi oleh BPD?” katanya.

Dalam rapat tersebut, Sonny mempersilakan anggota Komisi II lainnya menyampaikan pertanyaan kepada pihak Bank Sulteng dan perangkat daerah terkait. Ia berharap pembahasan berlangsung efektif sehingga persoalan yang dikeluhkan masyarakat dapat segera ditangani.

Sonny menekankan pentingnya kejelasan informasi mengenai penyebab kendala transaksi dan langkah pemulihan layanan. Dengan demikian, keresahan masyarakat tidak berlarut-larut dan nasabah memperoleh kepastian terkait layanan perbankan.

RDP tersebut dihadiri jajaran direksi dan karyawan Bank Sulteng, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulteng, serta perwakilan Biro Perekonomian.

Sonny menutup rapat dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mengurai persoalan layanan Bank Sulteng dan mendorong penyelesaian yang dibutuhkan masyarakat.ADK