Jalan Lingkar Balaesang Tanjung Jadi PR Berat, Ketua DPRD Donggala Janji Perjuangkan Anggaran

Kondisi jalan di Kecamatan Balaesang Tanjung. (Foto: Sultengpost.com)
banner 728x90

DONGGALA – Persoalan infrastruktur jalan di Kecamatan Balaesang Tanjung kembali menjadi sorotan. Ketua DPRD Donggala, Yasin Lataka, menegaskan perbaikan jalan lingkar di wilayah tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera ditangani.

Hal itu disampaikan Yasin usai menerima berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses. Ia menyebut, hampir seluruh warga di Balaesang Tanjung menyuarakan keluhan yang sama: kondisi jalan yang belum memadai.

“Setiap kami reses, masyarakat hanya menyampaikan satu hal, bagaimana jalan mereka bisa dibenahi. Ini menjadi tanggung jawab besar bagi saya,” tegasnya.

Menurut Yasin, ruas jalan lingkar Balaesang Tanjung memiliki panjang sekitar 27 kilometer, membentang dari Tugu Labuan hingga Manimbaya. Infrastruktur tersebut dinilai sangat vital dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Ia mengungkapkan, sebelumnya sempat ada alokasi anggaran sekitar Rp54 miliar dari pemerintah pusat untuk pembangunan ruas jalan tersebut. Namun, anggaran itu ditarik kembali dan tidak terealisasi.

“Dulu sempat dianggarkan sekitar Rp54 miliar, tapi karena kebijakan efisiensi anggaran, akhirnya ditarik dan tidak dilaksanakan,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat upaya perbaikan jalan harus kembali disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Meski begitu, Yasin memastikan DPRD tetap berkomitmen memperjuangkan pembangunan infrastruktur di Balaesang Tanjung. Ia juga menegaskan akan membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah agar persoalan ini menjadi prioritas.

“Kami di DPRD akan terus berkomitmen, termasuk bersama bupati, agar Balaesang Tanjung juga mendapat perhatian dalam pembangunan,” ujarnya.

Ia pun meminta masyarakat untuk bersabar, sembari memastikan perjuangan penganggaran akan terus dilakukan, baik melalui APBD maupun dukungan pemerintah pusat.

“Kami paham ini kebutuhan mendesak. Masyarakat mohon bersabar, karena kami akan terus mendorong agar ini bisa segera terealisasi,” tandasnya.

Perbaikan jalan lingkar Balaesang Tanjung diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas wilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.ADK