Tantangan Pembangunan Kian Kompleks, DPRD Donggala Diminta Jadi Motor Perubahan

Kantor DPRD Kab. Donggala
banner 728x90

DONGGALA – Estafet kepemimpinan di DPRD Donggala resmi bergulir. Moh Yasin Lataka dilantik sebagai Ketua PAW DPRD Donggala dalam rapat paripurna di ruang sidang utama, Senin (13/4/2026).

Dalam momentum tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Asisten I menegaskan bahwa tantangan pembangunan di Kabupaten Donggala kini semakin kompleks. Persoalan yang dihadapi tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat.

“Salah satu tantangan utama adalah peningkatan kesejahteraan melalui pengentasan kemiskinan,” ujar Asisten I dalam sambutannya di hadapan forum paripurna.

Selain itu, penguatan ekonomi daerah juga menjadi pekerjaan rumah besar. Optimalisasi potensi lokal dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Tantangan berikutnya penguatan ekonomi daerah dengan memaksimalkan potensi lokal, serta pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Menurutnya, Donggala memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya dimaksimalkan. Sektor unggulan seperti kelautan dan perikanan, pariwisata, serta sumber daya alam lainnya dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi jika dikelola dengan inovasi dan kolaborasi yang tepat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai kunci tata kelola pemerintahan yang efektif.

“Kerja sama yang solid antara eksekutif dan legislatif sangat menentukan arah pembangunan,” tegasnya.

Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor krusial dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal.

Menutup sambutannya, Pemprov Sulteng menitipkan harapan besar kepada pimpinan DPRD Donggala yang baru dilantik agar mampu menjadi motor penggerak perubahan di daerah.

“DPRD harus mampu memperjuangkan aspirasi rakyat dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Donggala yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.CIL