Sigi  

Legislator PKS Dorong Pengembangan Danau Lindu Terencana dan Terintegrasi

Anggota DPRD Sigi dari Partai Keadilan Sejahtera, Abdul Rifai Arif
banner 728x90

SIGI – Anggota DPRD Kabupaten Sigi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdul Rifai Arif, mendorong pengembangan kawasan Danau Lindu dilakukan secara terencana dan terintegrasi agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Menurutnya, Danau Lindu bukan sekadar sumber air dan pangan, tetapi merupakan aset strategis daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan.

“Danau Lindu ini adalah anugerah besar bagi Kabupaten Sigi. Sudah sejak lama menjadi sumber penghidupan masyarakat sekaligus salah satu sumber air baku terbesar,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Abdul Arif menekankan pentingnya penyusunan dokumen perencanaan atau desain pengembangan kawasan yang komprehensif. Tanpa perencanaan yang matang, pengembangan dikhawatirkan berjalan parsial dan tidak berkelanjutan.

“Harus ada desain yang jelas, sehingga arah pengembangan tidak sporadis, tetapi terintegrasi dan terukur,” tegasnya.

Ia menjelaskan, desain pengembangan tersebut harus mencakup berbagai aspek, mulai dari budaya, ekonomi, lingkungan, hingga sosial dan pendidikan. Budaya lokal masyarakat Lindu juga dinilai menjadi bagian penting yang tidak boleh dipisahkan dalam proses pengembangan.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Dengan adanya perencanaan yang jelas, peran masing-masing pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, hingga lembaga swadaya masyarakat dan tokoh adat dapat berjalan selaras.

Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Abdul Arif menilai perencanaan yang baik memungkinkan pembangunan dilakukan secara bertahap namun tetap terarah.

“Dengan tahapan yang jelas, manfaat pembangunan sudah bisa dirasakan masyarakat tanpa harus menunggu semuanya selesai,” jelasnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan kawasan Danau Lindu.

Ke depan, Abdul Arif berharap potensi besar Danau Lindu dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan, bahkan berkelas internasional, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan dan nilai-nilai lokal.

“Potensi ini harus dikelola dengan baik agar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.ADK