News  

Komisi B DPRD Palu Tinjau Perumdam Avo, Dorong Kemandirian dan Optimalisasi Layanan Air Bersih

Komisi B DPRD Kota Palu audiensi bersama Direktur Perumdam Avo Roy Elisa Sumakul. (Foto: Istimewa)
banner 728x90

PALU – Komisi B DPRD Kota Palu melakukan kunjungan kerja lapangan ke Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Avo Kota Palu, Selasa (14/4/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur Perumdam Avo, Roy Elisa Sumakul.

Rombongan Komisi B dipimpin Ketua Komisi B, Rusman Ramli, didampingi Wakil Ketua Komisi B H. Nasir Dg Gani, Sekretaris Nendra, serta anggota Muslimun dan Reski.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut agenda pengawasan DPRD terhadap mitra Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya dalam sektor pelayanan dasar air bersih di Kota Palu.

Rusman Ramli mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus mendorong pengembangan Perumdam Avo ke depan. Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat.

“Air adalah kebutuhan dasar. Karena itu pengembangan Perumdam harus terus didorong agar pelayanan bisa maksimal,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi B banyak membahas potensi pengembangan layanan air bersih, termasuk pemanfaatan jaringan yang telah dibangun pemerintah pusat melalui kementerian terkait.

Rusman menjelaskan, keberadaan jaringan tersebut harus dioptimalkan agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat. Namun di sisi lain, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, terutama terkait cakupan layanan yang belum merata.

“Masih ada wilayah yang belum terlayani. Ini butuh pengembangan jaringan baru agar pelayanan air bersih bisa dirasakan seluruh masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kondisi unik di Kota Palu, di mana terdapat dua perusahaan air minum yang melayani masyarakat, termasuk PDAM Donggala yang masih memiliki pelanggan di wilayah Kota Palu. Hal ini, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan layanan air bersih.

Meski demikian, Rusman mengapresiasi progres kinerja Perumdam Avo yang dinilai menunjukkan perkembangan positif dibanding sebelumnya.

“Progresnya cukup baik. Tapi memang masih ada kendala yang harus dibenahi ke depan,” tambahnya.

Lebih jauh, Komisi B mendorong Perumdam Avo agar mampu bertransformasi menjadi perusahaan daerah yang mandiri, tidak lagi bergantung pada dana hibah dari pemerintah daerah.

“Harapan kita ke depan Perumdam ini bisa mandiri. Kalau sudah mandiri, tentu kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga akan meningkat,” tegasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, DPRD mendorong manajemen Perumdam membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga, termasuk investasi untuk memperkuat pengembangan usaha.

Di sisi lain, Rusman menekankan pentingnya perencanaan bisnis yang matang dan berbasis analisis yang jelas, agar setiap program pengembangan benar-benar berdampak pada peningkatan pelayanan masyarakat.

“Kami di DPRD siap mendukung penuh. Tapi yang utama, pelayanan air bersih kepada masyarakat harus menjadi prioritas,” tandasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara DPRD dan Perumdam Avo dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih di Kota Palu.***