DONGGALA – Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kecamatan Labuan yang dirangkaikan dengan halal bihalal tingkat kecamatan, Kamis (16/4/2026).
Dalam sambutannya, Wabup menegaskan Labuan kini tak lagi berada pada fase merintis. Di usia ke-21, wilayah tersebut dinilai sudah harus masuk tahap penguatan dan produktivitas.
“Labuan punya potensi besar. Wilayah pesisir yang strategis, penduduk usia produktif, serta kekuatan di sektor perikanan, perdagangan, dan usaha masyarakat,” ujar Taufik.
Ia juga menyinggung tema HUT tahun ini yang mengusung semangat gotong royong. Menurutnya, nilai kebersamaan itu tidak hanya hadir saat seremoni, tetapi harus menjadi budaya kerja sehari-hari.
Di hadapan masyarakat, Wabup turut memaparkan capaian ekonomi Kabupaten Donggala. Meski di tengah tekanan efisiensi anggaran, daerah ini mampu menekan angka kemiskinan hingga meraih peringkat kedua di Sulawesi Tengah.
Selain itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Donggala tahun 2025 mencapai 4,78 persen. Angka tersebut menempatkan Donggala di posisi ketiga dari 13 kabupaten/kota di Sulteng.
“Di tengah kebijakan efisiensi, kita tetap bisa menunjukkan kinerja yang baik,” tegasnya.
Tak hanya capaian, Taufik juga mengulas empat isu strategis yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Yakni penertiban kawasan tambang dan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI), konflik agraria, persoalan P3K dan beban belanja pegawai, serta darurat narkoba.
Khusus narkoba, Wabup menilai persoalan ini sebagai ancaman serius bagi masa depan daerah. Pemkab Donggala, kata dia, berencana membentuk satuan tugas untuk pencegahan dan pemberantasan narkoba yang melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, tokoh adat, hingga masyarakat desa.
“Ini harus jadi perhatian bersama karena menyangkut pembangunan manusia ke depan,” tandasnya.
Pada kesempatan itu, Wabup juga menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis. Di antaranya bibit cabai kepada perwakilan desa se-Kecamatan Labuan guna mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.
Selain itu, bantuan beras disalurkan kepada pondok tahfidz sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan. Pemkab Donggala juga menyerahkan dokumen kependudukan kepada warga sebagai bagian dari percepatan layanan administrasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Donggala dari Fraksi PDI Perjuangan, Jinurain Lamakatutu, unsur Forkopimcam, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.***












