Nelayan Asal Parigi Hilang Kontak, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Bantaya

Tim Sar bersiap melakukan pencarian nelayan yang dilaporkan hilang. (Foto: Istimewa)
banner 728x90

PARIGI MOUTONG– Seorang nelayan dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Desa Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong. Hingga Sabtu (18/4/2026), tim SAR masih melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Palu menerima laporan dari pihak keluarga sekitar pukul 06.40 Wita. Korban diketahui bernama Sahrul Ahmad (61), yang berangkat melaut sejak Kamis (16/4) untuk mencari cumi-cumi menggunakan perahu jenis katinting.

Sesuai kebiasaan, korban biasanya kembali ke darat setelah satu malam melaut. Namun hingga dua hari berselang, korban belum kembali sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Parigi.

Tim Rescue Pos SAR Parigi langsung diberangkatkan sekitar pukul 06.58 Wita menuju lokasi kejadian yang berada sekitar 10 mil laut arah timur laut dari Pos SAR Parigi. Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet cepat (Rigid Inflatable Boat/RIB) dan dilengkapi peralatan SAR air.

Sebelum tim SAR turun, pencarian awal telah dilakukan oleh keluarga bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat, namun belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, menyatakan operasi pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan tim di lapangan.

“Upaya pencarian terus dilakukan dengan melibatkan unsur SAR gabungan, termasuk masyarakat setempat,” ujarnya.

Hingga saat ini, korban masih dalam status dalam pencarian. Tim SAR terus menyisir area perairan Bantaya guna menemukan korban secepatnya.***