DONGGALA – Anggota DPRD Donggala, Amiruddin, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses masa sidang pertama tahun 2026 di Desa Siwalempu, Kecamatan Sojol, 4–6 Maret lalu. Sejumlah usulan yang mencuat didominasi sektor pertanian, infrastruktur, hingga kebutuhan nelayan.
Dalam pertemuan tersebut, warga Dusun II mengusulkan bantuan bibit kakao sepanjang 1.000 meter serta 500 pohon kelapa untuk mendukung peningkatan produksi perkebunan. Selain itu, rehabilitasi kawasan pantai wisata sepanjang 1.000 meter juga menjadi perhatian, mengingat potensi ekonomi yang bisa dikembangkan dari sektor tersebut.
Masalah lingkungan dan pengairan turut disorot. Warga meminta normalisasi sungai sepanjang 1.000 meter serta perbaikan saluran irigasi sekitar 200 meter guna mendukung aktivitas pertanian dan mengurangi risiko banjir.
Di sektor infrastruktur, masyarakat mengusulkan pembangunan atau peningkatan jalan kantong produksi sepanjang 2.000 meter di Dusun I. Akses ini dinilai penting untuk memperlancar distribusi hasil kebun dan tangkapan nelayan.
Tak hanya itu, kebutuhan sarana penunjang juga disampaikan. Warga mengusulkan pengadaan tenda terowongan tiga petak di Dusun II serta kursi plastik sebanyak 50 unit untuk Dusun III.
Sementara itu, kelompok nelayan mengajukan bantuan mesin ketinting sebanyak 30 unit untuk menunjang aktivitas melaut di Dusun I, II, dan III. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan nelayan setempat.
Seluruh aspirasi yang dihimpun akan dituangkan dalam laporan resmi reses dan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Donggala untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing perangkat daerah.
Amiruddin menegaskan, reses merupakan sarana penting untuk memastikan program pembangunan tepat sasaran. Ia juga mendorong peningkatan koordinasi antara DPRD dan pemerintah daerah agar aspirasi masyarakat dapat direalisasikan secara bertahap.
“Ke depan, pelaksanaan reses harus lebih optimal, sehingga benar-benar memberi dampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, beberapa waktu lalu. ADK












