News  

Ketua DPRD Donggala Temui PPPK, Jelaskan Soal Gaji 13 dan 14 yang Belum Terbayarkan

banner 728x90

DONGGALA – Ketua DPRD Kabupaten Donggala Moh Taufik menemui puluhan PPPK yang melakukan aksi di depan kantor Bupati Donggala, Senin (6/10).

Taufik hadir untuk mendengarkan langsung tuntutan para peserta aksi yang telah berkumpul sejak pukul 11.00 Wita.

Dihadapan puluhan PPPK, ketua DPRD Donggala menjelaskan terkait gaji 13 dan 14 yang belum terbayarkan.

Menurut Taufik gaji 13 dan 14 belum terbayarkan karena kabupaten Donggala mengalami devisit anggaran.

“Kalau dibilang bahwa kami tidak perhatian terhadap PPPK, ini sedikit keliru menurut saya. Karena kami sudah sampaikan bahwa daerah kita mengalami devisit anggaran,” ujarnya.

Taufik menambahkan, DPRD Donggala dan Pemkab telah melakukan koordinasi dengan Kemendagri terkit anggaran.

Dalam koordinasi itu, Kemendagri menyatakan ada dua kabupaten di Sulawesi mengalami devisit APBD, yakni Enrekang dan Kabupaten Donggala.

“Jadi bapak ibu mohon maaf gaji 13 dan 14 belum bisa dipenuhi. Kami juga tidak bisa mengorbankan kepentingan rakyat lainnya,” pungkasnya.

Ketua DPRD Donggala Temui PPPK, Jelaskan Soal Gaji 13 dan 14 yang Belum Terbayarkan

Ketua DPRD Kabupaten Donggala Moh Taufik menemui puluhan PPPK yang melakukan aksi di depan kantor Bupati Donggala, Senin (6/10).

Taufik hadir untuk mendengarkan langsung tuntutan para peserta aksi yang telah berkumpul sejak pukul 11.00 Wita.

Dihadapan puluhan PPPK, ketua DPRD Donggala menjelaskan terkait gaji 13 dan 14 yang belum terbayarkan.

Menurut Taufik gaji 13 dan 14 belum terbayarkan karena kabupaten Donggala mengalami devisit anggaran.

“Kalau dibilang bahwa kami tidak perhatian terhadap PPPK, ini sedikit keliru menurut saya. Karena kami sudah sampaikan bahwa daerah kita mengalami devisit anggaran,” ujarnya.

Taufik menambahkan, DPRD Donggala dan Pemkab telah melakukan koordinasi dengan Kemendagri terkit anggaran.

Dalam koordinasi itu, Kemendagri menyatakan ada dua kabupaten di Sulawesi mengalami devisit APBD, yakni Enrekang dan Kabupaten Donggala.

“Jadi bapak ibu mohon maaf gaji 13 dan 14 belum bisa dipenuhi. Kami juga tidak bisa mengorbankan kepentingan rakyat lainnya,” pungkasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Donggala Moh Taufik menemui puluhan PPPK yang melakukan aksi di depan kantor Bupati Donggala, Senin (6/10).

Taufik hadir untuk mendengarkan langsung tuntutan para peserta aksi yang telah berkumpul sejak pukul 11.00 Wita.

Dihadapan puluhan PPPK, ketua DPRD Donggala menjelaskan terkait gaji 13 dan 14 yang belum terbayarkan.

Menurut Taufik gaji 13 dan 14 belum terbayarkan karena kabupaten Donggala mengalami devisit anggaran.

“Kalau dibilang bahwa kami tidak perhatian terhadap PPPK, ini sedikit keliru menurut saya. Karena kami sudah sampaikan bahwa daerah kita mengalami devisit anggaran,” ujarnya.

Taufik menambahkan, DPRD Donggala dan Pemkab telah melakukan koordinasi dengan Kemendagri terkit anggaran.

Dalam koordinasi itu, Kemendagri menyatakan ada dua kabupaten di Sulawesi mengalami devisit APBD, yakni Enrekang dan Kabupaten Donggala.

“Jadi bapak ibu mohon maaf gaji 13 dan 14 belum bisa dipenuhi. Kami juga tidak bisa mengorbankan kepentingan rakyat lainnya,” pungkasnya.JOS