DPRD Donggala Menilai Realisasi Belanja Modal 2025 Belum Optimal

Suasana Rapat Paripurna membahas LKPJ 2025. (Foto: Sultengpost.com).
banner 728x90

DONGGALA – DPRD Donggala melalui Panitia Khusus (Pansus) II menilai realisasi belanja modal tahun anggaran 2025 masih belum optimal. Dari target sekitar Rp231 miliar, realisasi belanja modal hanya mencapai kisaran Rp175 miliar atau sekitar 75 persen.

Ketua Pansus II, Irfan, menegaskan rendahnya serapan tersebut menjadi indikator belum maksimalnya pelaksanaan pembangunan fisik di daerah.

Tak hanya itu, Pansus II juga menyoroti perencanaan kegiatan fisik yang dinilai belum berbasis data dan fakta lapangan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan.

“Perencanaan harus berbasis data dan kebutuhan riil, bukan sekadar formalitas,” tegas Irfan dalam rapat paripurna DPRD, Senin (6/4/2026).

Selain aspek perencanaan, Pansus juga menyoroti masih adanya kebiasaan memasukkan kegiatan fisik dalam APBD Perubahan. Praktik ini dinilai berdampak pada keterlambatan penyelesaian pekerjaan karena waktu pelaksanaan yang semakin sempit.

Di sektor pekerjaan umum dan penataan ruang, rendahnya realisasi belanja modal turut menjadi perhatian serius. Pansus menilai hal ini berimplikasi langsung terhadap lambatnya pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Karena itu, Pansus II merekomendasikan agar pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan dan penganggaran, sehingga ke depan pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat waktu, dan tepat sasaran.ADK