Warga Powelua Mengadu ke DPRD, Tiga Tuntutan Mendesak Disuarakan

Wakil Ketua I DPRD Donggala, Kelvin Soputra saat mendengarkan aspirasi masyarakat Desa Powelua, Senin (6/4/2026). (Foto : Sultengpost.com).
banner 728x90

DONGGALA – Puluhan warga Desa Powelua, Kecamatan Banawa Tengah, mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Donggala untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada Wakil Ketua I DPRD Donggala, Kelvin Soputra, terkait sejumlah persoalan mendesak di wilayah mereka, Senin (6/4/2026).

Kedatangan warga tersebut merupakan tindak lanjut hasil konsolidasi masyarakat yang merumuskan tiga tuntutan utama yang dinilai krusial bagi kehidupan warga di wilayah hulu sungai.

Perwakilan warga, Anom, menyampaikan bahwa kebutuhan pertama yang mendesak adalah pengaspalan jalan desa. Menurutnya, kondisi infrastruktur jalan saat ini masih jauh dari memadai dan menghambat aktivitas masyarakat, terutama petani.

“Mayoritas masyarakat kami adalah petani. Jalan yang tidak memadai sangat menghambat distribusi hasil pertanian,” ujarnya.

Selain infrastruktur jalan, warga juga menyoroti belum jelasnya kompensasi dari pengelolaan sumber air oleh PDAM Uelino. Warga menilai, selama ini sumber air yang mengalir ke wilayah Banawa dan Banawa Tengah berasal dari Desa Powelua, namun belum ada kejelasan kontribusi balik kepada masyarakat setempat.

“Selama ini kami menjaga kelestarian hutan agar sumber air tetap terjaga. Tapi kompensasi untuk masyarakat belum jelas,” tegasnya.

Tuntutan ketiga yang disampaikan adalah percepatan pembangunan jembatan di wilayah Lumbudolo. Jembatan tersebut dinilai sangat vital karena menjadi penghubung utama bagi tiga desa, yakni Lumbudolo, Lampo, dan Powelua.

Menurut warga, keterlambatan pembangunan jembatan berpotensi menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian.

“Kalau jembatan ini tidak segera diselesaikan, distribusi hasil kebun kami akan terganggu,” tambah Anom.

Warga berharap, melalui pertemuan dengan pimpinan DPRD Donggala, seluruh aspirasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Kehadiran warga ke DPRD ini menjadi bentuk dorongan agar pembangunan infrastruktur dan keadilan distribusi sumber daya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, khususnya di wilayah hulu yang selama ini menjadi penyangga kebutuhan air daerah hilir.

Pada Kesempatan itu, Wakil Ketua I DPRD Donggala, Kelvin Soputra menegaskan bahwa pihaknya akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Donggala.ADK