PALU– Anggota DPRD Kota Palu, Hj Rini Haris, SP, M.A.P., menggelar reses caturwulan I Tahun Sidang 2026 di BTN Korpri, Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi ajang serap aspirasi warga terkait persoalan pelayanan dasar hingga infrastruktur lingkungan.
Reses tersebut dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Palu, antara lain Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas UMKM, pemerintah kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga BTN Korpri.
Dalam sambutannya, Hj Rini Haris menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota dewan untuk turun langsung menemui masyarakat, khususnya di daerah pemilihan Palu Timur dan Mantikulore. Ia menyampaikan, forum reses menjadi ruang resmi bagi warga untuk menyampaikan keluhan, saran, dan harapan kepada wakil rakyat.
Sebagai anggota Komisi A DPRD Kota Palu, Rini menyoroti sejumlah pelayanan dasar yang kerap dikeluhkan masyarakat. Di antaranya pelayanan kesehatan, khususnya BPJS, akses pendidikan tingkat TK hingga SMP, pelayanan administrasi kependudukan seperti KTP, KK, dan akta, serta layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit.
“Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi persoalan masyarakat, agar bisa dicarikan solusi bersama dan ditindaklanjuti dalam kebijakan,” ujarnya.
Sesi dialog dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi. Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Kawatuna, Endang, mengungkapkan persoalan serius terkait drainase lingkungan. Menurutnya, saluran drainase di wilayah BTN Korpri, khususnya RT 02, sudah tidak berfungsi optimal akibat tersumbat dan rusak.
“Setiap hujan turun, air meluap ke jalan bahkan masuk ke rumah warga karena drainase sudah tidak layak,” keluh Endang.
Selain drainase, warga juga mengeluhkan kondisi instalasi kabel listrik yang melintang di atas rumah-rumah warga. Kondisi tersebut dinilai membahayakan karena rawan korsleting dan berpotensi menimbulkan kebakaran.
Keluhan lainnya terkait ketersediaan air bersih. Warga menyebut kualitas air PDAM masih keruh dan belum layak konsumsi, sehingga hanya digunakan untuk mandi dan mencuci.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hj Rini Haris meminta warga tidak ragu menyampaikan kritik dan masukan. Ia menegaskan seluruh aspirasi akan dicatat dan dikoordinasikan dengan OPD terkait agar dapat ditindaklanjuti.
Di akhir kegiatan, Hj Rini Haris juga menyerahkan bantuan lima kursi salat untuk Masjid Jabal Rahmah BTN Korpri sebagai bentuk kepedulian terhadap sarana ibadah masyarakat.ADK












