News  

Kapolda Sulteng Tekankan Integritas, Propam Diminta Jadi Garda Depan Jaga Marwah Polri

Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulteng Tahun Anggaran 2026. (Foto: Istimewa)
banner 728x90

PALU – Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulteng Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Rupatama Polda Sulteng, Kamis (16/4/2026).
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya peran Bidpropam sebagai garda terdepan dalam menjaga marwah dan integritas institusi Polri di tengah meningkatnya pengawasan publik.
“Setiap sikap, tindakan, dan keputusan anggota Polri tidak hanya diukur dari kepatuhan hukum, tetapi juga etika, moral, integritas, dan rasa keadilan,” tegasnya.
Menurutnya, perkembangan lingkungan strategis yang kian kompleks, ditandai dengan kemajuan teknologi informasi dan keterbukaan ruang publik, membuat kinerja aparat semakin menjadi sorotan masyarakat. Kondisi ini berdampak langsung pada tingkat kepercayaan publik terhadap Polri.
Karena itu, penguatan pengawasan internal dinilai menjadi instrumen strategis dalam menjaga akuntabilitas sekaligus legitimasi institusi.
Rakernis yang mengusung tema penguatan Propam dalam mendukung rencana kerja Polri dan pemerintah tahun 2026 itu dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sulteng, di antaranya Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, Kabidpropam Kombes Pol Roy Satya Putra, Karoops Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, Dirreskrimsus Kombes Pol Suratno, serta Dirintelkam Kombes Pol Andi Aditya Sakti.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Ombudsman RI Perwakilan Sulteng, Pomdam XXIII/Palaka Wira, serta Itwasda Polda Sulteng.
Kapolda berharap Rakernis menjadi ruang diskusi untuk merumuskan program kerja Bidpropam secara efektif, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Selain itu, forum ini diharapkan menjadi pintu masuk reformasi sistem pengawasan internal, termasuk penegakan hukum, penelitian, hingga rehabilitasi personel.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar satuan kerja guna meningkatkan kualitas pelayanan serta sistem kerja yang mampu mencegah pelanggaran.
“Bangun soliditas dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta optimalkan layanan pengaduan masyarakat,” pesannya.
Kapolda turut mengingatkan personel Propam agar menjaga integritas dan menjadi teladan. Selain itu, pelayanan kepada masyarakat diminta dilakukan secara mudah, responsif, dan penuh empati dengan mengedepankan prinsip 5S, yakni senyum, sapa, salam, sopan, dan santun.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, menilai Rakernis ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat fungsi pengawasan internal Polri di daerah.
“Ini bukan sekadar evaluasi, tetapi juga peningkatan kapasitas personel agar semakin profesional dan berintegritas,” ujarnya.
Ia berharap hasil Rakernis dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menekan potensi pelanggaran oleh anggota.
“Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat terus terjaga,” tandasnya.***