News  

Fraksi Demokrat Soroti Layanan Dasar, Dukung APBD 2026 Demi Donggala Berdaya Saing

Juru bicara Fraksi Demokrat, Zulkifli menyerahkan naskah pandangan fraksi kepada Wabup Donggala, Taufik M Burhan. FOTO : IST
banner 728x90

DONGGALA – Fraksi Partai Demokrat DPRD Donggala menegaskan pentingnya penguatan layanan dasar sebagai fondasi utama dalam penyusunan APBD 2026. Pandangan ini disampaikan juru bicara Fraksi Demokrat, Zulkifli, dalam rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi terhadap pidato pengantar nota keuangan Bupati Donggala.

Menurut Demokrat, penyusunan APBD tidak hanya soal angka, tetapi juga memastikan keadilan dan pemerataan pelayanan publik di seluruh wilayah, terutama untuk kelompok rentan dan daerah terpencil.

“Pemerataan kualitas pendidikan dan kesehatan masih menjadi agenda besar. Banyak sekolah dan fasilitas kesehatan membutuhkan rehabilitasi dan peningkatan sarana,” tegas Zulkifli.

Tekankan Masalah Sosial dan Akses Pelayanan Publik

Demokrat menilai penyusunan APBD 2026 seharusnya berangkat dari persoalan sosial yang masih dihadapi masyarakat, terutama akses yang belum merata terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.

Masyarakat di wilayah terpencil, kata Zulkifli, masih kesulitan mendapatkan pelayanan cepat dan representatif. Karena itu, fraksi meminta pemerintah daerah menempatkan layanan dasar sebagai fokus utama yang tidak bisa ditawar.

Perlu Pendekatan Holistik

Dalam pandangannya, Demokrat menyerukan penerapan pendekatan holistik dan terintegrasi untuk menyejahterakan masyarakat. Strateginya meliputi, pengembangan ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan.

Semua itu dianggap penting untuk mewujudkan Donggala Sejahtera, Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.

Demokrat Dukung Postur APBD 2026

Mengacu pada pidato Bupati, Demokrat memaparkan bahwa pendapatan daerah pada RAPBD 2026 ditargetkan sebesar Rp1,224 triliun, terdiri dari PAD, pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Sementara belanja daerah dialokasikan Rp1,197 triliun, terbagi dalam belanja operasi, belanja tak terduga, dan belanja transfer.

Melihat komposisi anggaran tersebut, Fraksi Demokrat menyatakan dukungan terhadap arah kebijakan Bupati.

“Ini wujud komitmen kita bersama untuk menata masa depan Kabupaten Donggala,” ujar Zulkifli.

Pandangan umum itu sekaligus menegaskan kesiapan Demokrat mengawal pembahasan APBD agar lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat.ALB