GerakIn Desak BTIIG dan Pemda Morowali Tuntaskan Relokasi Warga Folili

Warga Dusun Folili Desa Topogaro, Kec. Bungku Barat, Morowali. (Foto:Istimewa)
banner 728x90

Morowali – Gerakan Warga Industri (GerakIn) mendesak PT BTIIG dan Pemerintah Kabupaten Morowali segera menuntaskan relokasi warga Dusun Folili, Desa Topogaro, Sabtu (2/5/2026).

Relokasi dimulai sejak tahun 2022 lantaran Dusun Folili masuk dalam rencana pengembangan kawasan industri. Sekitar 20an kepala keluarga telah direlokasi sebelum proses ini terhenti pada 2024.

Penghentian relokasi disebut terkait perubahan prioritas kawasan mengikuti dinamika industri nikel regional. Kondisi ini menyisakan puluhan kepala keluarga tanpa kepastian relokasi lanjutan.

“Harapan kami pemerintah bisa perhatian nasib kami,” ujar Pian Mangiri, warga Dusun Folili.

Warga meminta perusahaan terkait segera merealisasikan relokasi tertunda dengan penyesuaian nilai ganti rugi. Mereka mengusulkan kenaikan dari patokan Rp500.000 per meter.

Perwakilan GerakIn, Ikro Lasandara, menyoroti akses jalan dusun yang tidak layak dan minim perawatan. Ia menilai persoalan relokasi telah berlangsung lebih dari empat tahun tanpa kepastian.

“Masalah relokasi ini sudah berlangsung 4 tahun tanpa kejelasan. Akses jalan Dusun Folili juga sudah tidak layak,” tegas Ikro.

GerakIn meminta Pemerintah Kabupaten Morowali turun tangan langsung dengan langkah konkret serta menetapkan tenggat waktu penyelesaian relokasi.