POSO – Banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Poso. Kali ini, puluhan rumah warga di Desa Saojo, Kecamatan Pamona Utara, terendam akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam (11/4/2026).
Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Sulteng, banjir terjadi sekitar pukul 00.30 WITA, Minggu (12/4). Air datang dari arah pegunungan setelah hujan intens mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 22.00 WITA.
Akibatnya, sedikitnya 60 rumah warga terendam. Hingga siang hari, genangan air masih bertahan dan belum sepenuhnya surut.
Selain merendam permukiman, banjir juga mengganggu akses transportasi warga. Sejumlah pengendara roda dua terpaksa mencari jalur alternatif karena ruas jalan masih tergenang air.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Sementara jumlah warga terdampak masih dalam proses pendataan oleh aparat setempat.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama pemerintah desa langsung bergerak melakukan assessment di lokasi kejadian. Koordinasi juga dilakukan untuk penanganan darurat di lapangan.
Salah satu kebutuhan mendesak yang diidentifikasi adalah pembangunan drainase guna mengurangi risiko banjir berulang di wilayah tersebut.
Sementara itu, analisis cuaca dari BMKG menyebutkan hujan lebat dipicu oleh adanya belokan angin di wilayah Sulawesi Tengah yang memperkuat pertumbuhan awan hujan.
Ditambah lagi, anomali suhu muka laut yang relatif hangat meningkatkan penguapan sehingga memperbesar potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
BMKG sebelumnya juga telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, termasuk Poso, yang berstatus siaga.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan.
Hingga saat ini, warga Desa Saojo masih berjibaku membersihkan genangan dan menyelamatkan barang-barang mereka sambil menunggu air surut sepenuhnya.ADK
