PALU – Tokoh politik Sulawesi Tengah, Irwan Lapatta, menepis isu yang beredar di media sosial terkait dirinya telah bergabung dengan Partai Gerindra. Irwan menegaskan, hingga kini dirinya belum menjadi anggota partai politik mana pun setelah resmi mengundurkan diri dari Partai Golkar.
Penegasan itu disampaikan Irwan untuk meluruskan informasi yang berkembang luas, terutama setelah beredarnya foto dirinya bersama organisasi sayap Gerindra, Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA).
Irwan menjelaskan, keberadaannya dalam kegiatan organisasi tersebut tidak bisa dimaknai sebagai bentuk keanggotaan atau kepastian bergabung dengan Partai Gerindra. Menurutnya, hingga saat ini ia belum mengantongi surat keputusan (SK) dari partai politik mana pun.
Ia menegaskan memilih menepi sejenak dari politik praktis. Sikap tersebut, kata Irwan, merupakan bentuk jeda sementara, bukan langkah bergabung ke kekuatan politik tertentu.
Pengunduran dirinya dari Partai Golkar, lanjut Irwan, telah dilakukan secara resmi dan baik-baik. Ia membantah anggapan adanya konflik internal maupun sentimen negatif terhadap partai berlambang pohon beringin tersebut.
Irwan juga menanggapi spekulasi yang menyebut dirinya tengah membuka peluang ke sejumlah partai politik. Ia menyebut hingga kini belum menentukan sikap politik dan masih fokus melakukan komunikasi serta konsolidasi dengan berbagai pihak.
Menurutnya, sejumlah pertemuan dengan tokoh nasional dan pimpinan organisasi yang sempat beredar di ruang publik semata-mata merupakan agenda silaturahmi dan diskusi organisasi, tanpa pembahasan mandat maupun arah politik tertentu.
Irwan menyadari dinamika politik kerap dimaknai berlebihan di media sosial. Karena itu, dirinya secara tegas menyampaikan klarifikasi agar publik tidak keliru menafsirkan posisinya saat ini.
Ia memastikan, sikap dan keputusan politik ke depan akan disampaikan secara terbuka pada waktu yang dianggap tepat.












