News  

ASN Diminta Turun ke Lapangan, Wabup Donggala Tekankan Perubahan Cara Kerja

banner 728x90

DONGGALA – Peringatan HUT Korpri ke-54 di halaman Kantor Bupati Donggala, Sabtu (29/11), menjadi momentum bagi Wakil Bupati Taufik M Burhan untuk kembali mengingatkan peran penting aparatur sipil negara (ASN). Dalam upacara yang dihadiri Forkopimda, Sekda Rustam Efendi, para pimpinan OPD, dan ratusan pegawai itu, Wabup menegaskan bahwa birokrasi tak lagi bisa bekerja dengan pola lama.

Mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Dalam Mewujudkan Indonesia Maju”, Wabup menyebut Korpri harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi daerah. “Visi Donggala itu tidak sekadar tertulis di RPJMD. Ia hidup lewat kerja ASN di lapangan,” tegasnya.

Ia memaparkan masih banyak tantangan yang menunggu pembenahan, mulai dari layanan publik yang belum merata, kebutuhan infrastruktur dasar, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Karena itu, ASN didorong tidak hanya hadir di meja kerja.

“Saya ingin ASN hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung persoalan warga. Pelayanan berbasis komunitas adalah cara kerja yang harus kita biasakan,” ujarnya.

Pemkab Donggala, kata Wabup, saat ini sedang memperkuat kinerja birokrasi, menata sistem kerja, dan memperbaiki kualitas layanan. Transformasi digital juga menjadi titik tekan penting agar pelayanan publik lebih cepat dan responsif. “Jangan sampai layanan terhenti hanya karena ASN tidak siap beradaptasi,” tambahnya.

Selain itu, percepatan di sektor ekonomi seperti pariwisata, perikanan, dan UMKM disebut sangat bergantung pada birokrasi yang efisien. “Korpri harus jadi lokomotif perubahan. Pelayanan perizinan dan pendampingan usaha harus memberi ruang masyarakat untuk berkembang,” katanya.

Upacara ditutup dengan penyerahan Satyalencana Karya Satya 30 tahun dan 10 tahun kepada ASN yang dinilai memiliki pengabdian dan disiplin kerja, diberikan langsung oleh Wabup didampingi Sekda dan jajaran Forkopimda.