DONGGALA – Cuaca ekstrem kembali mengintai wilayah perairan Donggala. Anggota DPRD Donggala, Moh Nur, mengingatkan para nelayan untuk tidak memaksakan diri turun melaut dalam kondisi yang tidak bersahabat.
Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir kondisi angin dan gelombang menunjukkan peningkatan dan bisa berubah secara tiba-tiba.
“Cuaca buruk, angin kencang, bahkan gelombang tinggi dapat membahayakan keselamatan nelayan,” ujarnya, Kamis (6/11).
Perlengkapan Keselamatan Wajib Dibawa
Politisi Gerindra itu menegaskan perlengkapan keselamatan menjadi hal mutlak saat cuaca tidak stabil. Nelayan diminta tidak mengabaikan pelampung, alat navigasi, serta memastikan administrasi kapal lengkap.
Kesiapsiagaan juga harus ditingkatkan. “Nelayan wajib memantau prakiraan cuaca resmi dan melengkapi diri dengan radio komunikasi,” tegas anggota Komisi III tersebut.
Keselamatan Nomor Satu
Moh Nur menekankan bahwa keselamatan jiwa jauh lebih penting dibanding memaksakan diri berangkat demi mengejar hasil tangkapan. Ia menyarankan agar nelayan menunda melaut jika situasi mengarah pada cuaca ekstrem.
“Jangan abaikan aturan keselamatan. Kenekatan justru dapat berakibat fatal,” pungkasnya.












