DONGGALA – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu menggelar Gerakan Pangan Murah di Pelabuhan Lama Donggala, Selasa (30/9). Program ini bagian dari instruksi Panglima TNI dalam rangka HUT ke-80 TNI. Selain untuk menyemarakkan perayaan, kegiatan ini juga bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Danlanal Palu, Kolonel Laut (P) Marthinus menegaskan, program ini sekaligus Sir mendukung upaya pengentasan stunting di wilayah. “Harapannya bisa berkelanjutan, sehingga kebutuhan pokok masyarakat lebih mudah dijangkau. Sekaligus, program pengentasan stunting juga bisa terbantu,” ujarnya.
Tak hanya dari internal TNI, kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak. Mulai pemerintah daerah, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, hingga swasta seperti Alfamidi. “Kami ingin TNI benar-benar bisa berkiprah, tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga membantu rakyat dalam hal-hal yang nyata,” tambah Martinus.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Donggala, Fahri, membenarkan kolaborasi tersebut. Menurut dia, pihaknya menyiapkan sejumlah komoditas yang dibutuhkan masyarakat. “Kami sudah menyiapkan beras, gula, bawang, dan minyak goreng untuk membantu menekan inflasi di daerah. Sesuai arahan pimpinan, kami ikut serta memeriahkan HUT ke-80 TNI ini,” jelasnya.
Untuk tahap awal, pangan murah dipusatkan di Pelabuhan Lama Donggala. Lokasi ini dipilih karena antusiasme warga cukup tinggi. “Ke depan, kami akan dorong juga ke kecamatan lain. Tapi untuk saat ini, lokasi pelabuhan ini paling memungkinkan,” kata Martinus.ADK










