PALU – Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan Provinsi dan RSUD Undata di Ruang Baruga DPRD Sulteng, Gedung B lantai 3, Selasa (23/9).
Rapat dipimpin Ketua Komisi IV, H. Moh Hidayat Pakamundi, didampingi Wakil Ketua Hj. Zalzulmida A. Djanggola dan Sekretaris Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah. Dari pihak pemerintah hadir Plt Kepala Dinas Kesehatan, Wayan Apriani, bersama jajaran, serta Wakil Direktur RSUD Undata, dr. Natsir.
Komisi IV menyoroti lonjakan kunjungan pasien ke RSUD Undata yang meningkat drastis. Jika sebelumnya rata-rata hanya 200 pasien per hari, kini melonjak jadi sekitar 600 pasien per hari sejak diluncurkannya program Berani Sehat oleh Gubernur Sulteng.
Namun, peningkatan ini belum dibarengi kesiapan sarana dan prasarana rumah sakit. Sejumlah catatan pun mencuat, mulai dari keterbatasan ruang IGD, keluhan masyarakat terkait layanan, hingga fasilitas dasar yang belum memadai.
Komisi IV mendorong adanya pembenahan menyeluruh, di antaranya:
- penerapan sistem pembayaran digital melalui QRIS,
- peningkatan kualitas SDM tenaga kesehatan lewat pelatihan,
- penambahan alat medis,
- penguatan sinergi puskesmas dan rumah sakit.
Tak hanya itu, DPRD juga menekankan pentingnya evaluasi biaya operasional RSUD Undata, perbaikan fasilitas kebersihan seperti toilet, serta prioritas merekrut dokter dari putra daerah untuk menutup kekurangan tenaga medis.
“Masukan-masukan ini harus menjadi perhatian serius, terutama soal overkapasitas dan fasilitas, supaya pelayanan kesehatan lebih maksimal,” tegas Hidayat Pakamundi menutup rapat.*/RBY










