News  

803 Wisudawan Untad Dilantik, Mahira Raih IPK 3,98

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, berikan sambutan di hadapan Wisudawan Untad.FOTO: IST
banner 728x90

PALU – Auditorium Universitas Tadulako (Untad) Palu, Kamis (14/8), berubah menjadi lautan toga. Sebanyak 803 wisudawan dari program sarjana, magister, hingga doktor resmi dilantik dalam Wisuda ke-131 yang dirangkaikan dengan Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-44 Untad.

Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid, yang juga Ketua Kehormatan Dewan Penyantun Untad, turut hadir dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut.

Dari ratusan wisudawan, satu nama mencuri perhatian. Mahira, lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,98 dan masa studi hanya 3 tahun 7 bulan 17 hari.

“Hari ini kita melepas generasi emas bangsa yang unggul, tangguh, dan adaptif. Alumni Untad akan membawa nilai-nilai ketadolakoan semangat juang, keberanian berinovasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman,” ujar Rektor Untad dalam sambutannya.

Sebagai bentuk penghormatan, Rektor menyerahkan buku sejarah pendirian Untad kepada Gubernur Anwar Hafid. Ia juga mengumumkan penamaan sejumlah gedung kampus dengan nama para pendiri universitas simbol penghargaan pada tokoh-tokoh yang telah menanamkan fondasi Untad hingga sebesar sekarang.

Tak hanya memberi sambutan formal, Gubernur Anwar Hafid juga menghadirkan tawa dan tepuk tangan lewat kisah pribadi yang ringan namun menginspirasi.

“Bagi saya, ada dua kebahagiaan besar dalam hidup: diwisuda dan menjadi pengantin. Wisuda adalah puncak perjuangan menuntut ilmu. Bahkan saya merasa lebih bahagia diwisuda daripada dilantik jadi bupati atau gubernur,” ucapnya disambut riuh hadirin.

Anwar juga menegaskan komitmennya dalam memajukan pendidikan di Sulawesi Tengah. Pemerintah provinsi, katanya, telah menyalurkan beasiswa untuk 7.300 mahasiswa, sementara 16.000 data telah diverifikasi dan 57.000 lainnya masih melengkapi berkas.

Dana beasiswa itu mencapai Rp230 miliar, hasil dari efisiensi anggaran perjalanan dinas, konsumsi, dan rapat.

“Lulusan tidak hanya dituntut mencari pekerjaan, tapi juga menciptakan lapangan kerja. Pemerintah menyiapkan fasilitas pelatihan agar anak muda Sulawesi Tengah siap bersaing,” tegasnya.

Di akhir pidato, Gubernur menyampaikan pesan penuh semangat.

“Saya bangga, ulang tahun Untad kini menjadi bagian dari hari bersejarah saya. Mari bersama wujudkan Sulawesi Tengah NAMBASO maju, berdaya, dan sejahtera. Salah satunya dengan mendorong Untad menjadi universitas terbaik di Indonesia,” tutupnya.ALB