News  

DPRD Sulteng Gelar Workshop Penataan Produk Hukum Daerah

Suasana workshop, di Hotel Arya Duta, Menteng, Jakarta, Kamis (7/8/2025).FOTO:IST
banner 728x90

JAKARTA – DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar workshop bertajuk “Menata Produk Hukum Daerah Menuju Sulawesi Tengah yang Aman dan Tangguh” di Hotel Arya Duta, Menteng, Jakarta, Kamis (7/8).

Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan agar mampu melahirkan produk hukum yang berkualitas, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Workshop diikuti pimpinan dan anggota DPRD Sulteng, tenaga ahli, serta unsur sekretariat DPRD. Acara dibuka Wakil Ketua I DPRD Sulteng, Aristan, yang mewakili Ketua DPRD. Dua narasumber dari Kementerian Dalam Negeri juga dihadirkan.

Dalam sambutannya, Aristan menegaskan pentingnya pedoman pembentukan produk hukum sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, yang terakhir diubah dengan UU Nomor 13 Tahun 2022. Aturan tersebut diperkuat Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 yang telah diubah dengan Permendagri Nomor 120 Tahun 2018.

“Penataan produk hukum daerah adalah proses menyusun hingga mengesahkan regulasi di tingkat daerah. Tujuannya jelas, menciptakan peraturan yang efektif, sesuai kebutuhan daerah, sekaligus sejalan dengan aturan yang lebih tinggi,” ujarnya.

Direktur Produk Hukum Daerah Ditjen Otonomi Daerah, Imelda, menambahkan perlunya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam melahirkan regulasi yang berkualitas. Sementara itu, Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah, Muliani Sulya Fajarianti, memaparkan materi terkait Ranperda dan Ranpergub Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Sulteng Tahun Anggaran 2024. Ia menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Melalui forum ini, DPRD Sulteng berharap peserta semakin memahami aspek pertanggungjawaban kelembagaan sesuai aturan, sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam menentukan arah kebijakan.

“Kita ingin seluruh peserta sungguh-sungguh menyerap ilmu di workshop ini, lalu mengaplikasikannya dalam kerja sehari-hari. Semua demi mewujudkan Sulteng yang aman dan tangguh,” tutup Aristan.*/RBY