News  

Warga Bukit Harapan Teriakkan Aspirasi Infrastruktur ke Wakil Ketua DPRD Asis Rauf

Suasana pelaksanaan reses Wakil Ketua DPRD Donggala, Azis Rauf. FOTO : IST
banner 728x90

DONGGALA – Warga Desa Bukit Harapan kembali memanfaatkan momentum reses untuk menyuarakan kebutuhan dasar mereka. Wakil Ketua II DPRD Donggala, Asis Rauf, yang turun langsung menjaring aspirasi di desa tersebut, menerima sederet usulan yang mayoritas berkaitan dengan infrastruktur dan penguatan sektor pertanian.

Dalam dialog terbuka yang berlangsung di balai desa, warga secara lugas menyampaikan kondisi akses wilayah yang masih tertinggal. Pembangunan jalan rabat beton menjadi permintaan pertama dan paling mendesak. Menurut warga, jalan desa yang saat ini rusak parah kerap menghambat aktivitas distribusi hasil pertanian.

Selain jalan, kebutuhan pembangunan drainase juga mengemuka. Warga menilai saluran air yang ada tak mampu menahan limpasan saat musim hujan sehingga mengancam permukiman. “Kalau hujan besar, air bisa naik sampai teras rumah. Drainase ini sudah lama kami harapkan,” keluh salah satu tokoh masyarakat.

Aspirasi berikutnya adalah pembukaan akses jalan ke tiga kantong produksi. Akses tersebut penting untuk memudahkan petani membawa hasil panen keluar desa. Tanpa jalan produksi yang memadai, biaya angkut membengkak dan banyak hasil pertanian terbuang.

Sektor pertanian sendiri kembali mendapat porsi cukup besar dalam daftar aspirasi. Warga mengusulkan pengadaan bibit coklat dan bibit durian untuk meningkatkan produktivitas dan menambah ragam komoditas unggulan. “Kami ingin petani di Bukit Harapan bisa lebih mandiri dan punya pilihan komoditas yang bernilai jual tinggi,” ujar warga lainnya.

Tak kalah penting, warga juga meminta pembangunan jembatan penghubung antara Dusun I dan Dusun II. Kondisi jembatan lama yang tidak lagi layak membuat mobilitas warga terganggu, terutama saat membawa hasil bumi.

Seluruh usulan tersebut akan diteruskan ke pihak terkait. Rinciannya, pembangunan jalan, drainase, jembatan, dan pembukaan jalan produksi menjadi kewenangan Dinas PU, sementara pengadaan bibit coklat dan durian akan ditindaklanjuti ke Dinas Pertanian.

Asis Rauf menegaskan seluruh aspirasi warga akan diperjuangkan melalui pembahasan anggaran. “Semua masukan masyarakat menjadi dasar kami dalam menyusun kebijakan. Ini komitmen kami untuk memastikan pembangunan menyentuh langsung kebutuhan warga,” ujarnya, Rabu (15/10).

Reses di Bukit Harapan menegaskan satu hal: kebutuhan infrastruktur dasar dan penguatan ekonomi lokal masih menjadi tuntutan terbesar masyarakat pesisir Sojol. Dengan catatan aspirasi yang kini sudah terkumpul, warga berharap tak sekadar didengar, tetapi benar-benar direalisasikan.ALB