DONGGALA – Warga Desa Loli Pesua, Kecamatan Banawa, menyampaikan beragam kebutuhan dasar saat anggota DPRD Donggala, Nasir, menggelar reses di desa tersebut. Mulai dari ketersediaan listrik, perbaikan sekolah, hingga fasilitas olahraga, semuanya menjadi sorotan utama warga.
Usulan pertama datang dari warga Dusun II yang meminta pemasangan kabel listrik sepanjang ±2 kilometer. Mereka menilai jaringan listrik di wilayah tersebut masih minim dan menghambat aktivitas warga pada malam hari.
Masih di Dusun II, warga juga mengajukan rehabilitasi SDN 17, khususnya ruang kelas yang berada di lokasi terjauh dan dinilai sudah tidak layak digunakan.
Fasilitas ibadah pun tidak luput dari perhatian. Warga meminta pengadaan pengeras suara untuk musholah di dusun yang sama.
Di Dusun III, warga menyoroti kondisi jalan lingkungan yang rusak dan meminta perbaikan jalan sepanjang ±100 meter. Selain itu, Dusun II dan III juga mengajukan penerangan lampu jalan karena beberapa titik gelap rawan terjadi gangguan keamanan.
Untuk mendukung kegiatan pemuda, warga mengusulkan pengadaan alat olahraga sepak bola dan voli.
Aspirasi besar lainnya datang dari Dusun I yang meminta pembangunan bronjong sepanjang ±500 meter guna menahan longsor dan abrasi pada area pemukiman.
Sarana pendukung kegiatan masyarakat juga menjadi perhatian. Warga meminta tenda terowongan dan kursi, serta pipa air bersih untuk mengatasi keterbatasan akses air yang masih terjadi di beberapa titik.
Di akhir pertemuan, warga kembali menegaskan usulan pemekaran Desa Loli menjadi kecamatan, dengan pertimbangan pertumbuhan penduduk dan berkembangnya aktivitas pemerintahan maupun sosial masyarakat.
Nasir memastikan seluruh aspirasi akan dibawa ke DPRD Donggala dan menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan program pembangunan daerah.ALB












