News  

Reses di Loli Dondo, Warga Tagih Penerangan Jalan hingga Usulan Pemekaran Kecamatan

Anggota DPRD Donggala, Nasir berfoto bersama warga. FOTO: IST
banner 728x90

DONGGALA – Aspirasi warga Desa Loli Dondo, Kecamatan Banawa, memuncak saat anggota DPRD Donggala Nasir menggelar reses di desa tersebut. Sejumlah kebutuhan dasar hingga rencana besar soal pemekaran wilayah mengemuka dalam dialog yang berlangsung hangat.

Usulan pertama datang dari pengelola PAUD setempat yang meminta pembangunan WC dan pengadaan kursi tamu demi menunjang kenyamanan fasilitas pendidikan anak usia dini.

Di sektor penerangan, warga tiga dusun—Dusun I, II, dan III—menyuarakan permintaan pemasangan lampu jalan untuk meminimalkan potensi kriminalitas dan kecelakaan saat malam hari.

Tak kalah mendesak, warga juga mendesak pembukaan jalan kantong produksi sepanjang 1,5 kilometer. Jalan ini diharapkan membuka akses distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang selama ini terkendala medan sulit.

Aspirasi lainnya yang juga disampaikan yakni rehab gedung PKK beserta pembangunan pagar, serta pembangunan gedung BPD agar layanan pemerintahan desa lebih representatif.

Di sektor pariwisata, masyarakat meminta pembangunan MCK dan tempat pembuangan sampah di kawasan wisata pantai, mengingat lokasi tersebut mulai ramai dikunjungi warga namun belum memiliki fasilitas penunjang.

Tak hanya itu, warga juga mengajukan permintaan tenda terowongan berikut 100 kursi untuk digunakan pada kegiatan desa, termasuk permintaan alat musik zamrah untuk mendukung pelestarian budaya lokal.

Aspirasi terbesar muncul di akhir dialog, yaitu usulan pemekaran Desa Loli menjadi kecamatan. Warga menilai jumlah penduduk, luas wilayah, serta dinamika pembangunan sudah layak untuk peningkatan status administrasi.

Hasir menyampaikan seluruh usulan akan dibawa ke DPRD untuk diperjuangkan. Ia menegaskan, aspirasi masyarakat akan sinkron dengan program prioritas pemerintah daerah.ALB