DONGGALA – Ketua DPRD Donggala, Dr. Moh. Yasin Lataka, meminta masyarakat Kecamatan Balaesang Tanjung untuk bersabar terkait belum terealisasinya perbaikan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.
Menurut Yasin, persoalan jalan rusak memang menjadi keluhan utama warga yang hampir selalu muncul dalam setiap pertemuan, baik saat reses maupun dialog informal.
“Sejak sebelum saya menjabat ketua DPRD, keluhan masyarakat itu sama. Perbaikan jalan selalu jadi prioritas yang disampaikan warga Balaesang Tanjung,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Ia mengungkapkan, kondisi jalan rusak cukup parah dengan panjang mencapai sekitar 27 kilometer. Ruas tersebut membentang dari Tugu Labean hingga Manimbaya.
Bahkan, kata dia, sempat ada alokasi anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp54 miliar untuk perbaikan. Namun, dana tersebut ditarik kembali akibat kebijakan efisiensi anggaran.
“Anggarannya sempat ada, tapi ditarik kembali. Ini yang membuat perbaikan belum bisa dilaksanakan,” jelasnya.
Meski demikian, politisi dari daerah pemilihan Balaesang Tanjung itu menegaskan komitmen DPRD tetap ada untuk memperjuangkan kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Ia juga mengaitkan kondisi saat ini dengan perjalanan politik sebelumnya. Yasin mengenang kontestasi Pilkada 2019 saat dirinya bersama pasangan “IYAMO” belum berhasil meraih kemenangan.
Kini, menurutnya, situasi sudah berbeda. Pemerintahan daerah dipimpin figur yang pernah menjadi bagian dari kontestasi tersebut.
“Tahun 2026 ini waktunya kita mewujudkan mimpi membangun Donggala. Eksekutif dan legislatif harus kompak,” tegasnya.
Yasin menambahkan, sebagai wakil rakyat dari Balaesang Tanjung, ia memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, termasuk perbaikan jalan yang sangat dinantikan warga.
“Ini janji politik yang harus diperjuangkan. Kami di DPRD tetap berkomitmen mengawal agar bisa direalisasikan,” pungkasnya.CIL












