News  

Polda Sulteng Buka Rekrutmen SIPSS 2026, Ajak Sarjana Terbaik Jadi Perwira Polri

banner 728x90

PALU – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah kembali membuka penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026. Rekrutmen ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi Polri melalui penguatan sumber daya manusia berbasis keahlian akademik.

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menjelaskan, SIPSS merupakan jalur penerimaan calon perwira Polri bagi lulusan sarjana untuk dididik menjadi Perwira Pertama dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

“SIPSS bertujuan mencetak perwira Polri yang memiliki kompetensi sesuai bidang keilmuannya guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara profesional,” ujar Kombes Djoko dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/1).

Menurutnya, melalui jalur SIPSS, Polri merekrut sarjana dengan keahlian tertentu agar memiliki pengetahuan, keterampilan, kemampuan, ketangguhan, serta sikap dan perilaku terpuji dalam menjalankan tugas.

Untuk Tahun Anggaran 2026, jumlah peserta didik SIPSS ditetapkan sebanyak 175 orang secara nasional, sesuai dengan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Polri. Pendidikan pembentukan akan dilaksanakan di Akademi Kepolisian (Akpol) Lemdiklat Polri, Semarang, Jawa Tengah.

“Pendaftaran dan seleksi dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat daerah oleh Panitia Daerah di masing-masing Polda hingga tingkat pusat oleh Panitia Pusat di Akpol Semarang,” jelasnya.

Kabidhumas menambahkan, tahapan seleksi meliputi pendaftaran online, pemeriksaan administrasi, tes kesehatan, psikologi, tes pengetahuan, uji jasmani, hingga sidang kelulusan akhir.

Untuk wilayah Polda Sulawesi Tengah, seleksi tingkat Panda dimulai pada 15 Januari 2026 dengan tahapan pendaftaran online dan verifikasi, dan akan berakhir pada 10 Februari 2026 melalui sidang kelulusan akhir.

“Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif dengan mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” tegas Kombes Djoko.

Ia juga merinci persyaratan usia peserta saat pembukaan pendidikan, yakni maksimal 40 tahun untuk dokter spesialis, maksimal 30 tahun untuk lulusan S-2 dan S-2 profesi, serta maksimal 26 tahun untuk lulusan S-1 dan D-IV.

Selain itu, Polri membuka kesempatan bagi berbagai program studi strategis, termasuk untuk kebutuhan penugasan khusus di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Kalimantan Utara.

Kabidhumas Polda Sulteng mengimbau para lulusan sarjana yang memenuhi persyaratan agar tidak ragu mengikuti seleksi SIPSS Tahun Anggaran 2026. Informasi lengkap mengenai pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi penerimaan.polri.go.id.

“Kami mengajak putra-putri terbaik bangsa untuk mempersiapkan diri dan mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh. Seluruh tahapan dilaksanakan secara transparan dan tanpa dipungut biaya,” pungkasnya.