News  

PALADO Salurkan 128 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Padang

Palado salurkan air bersih ke warga Padang. (Foto : Istimewa)
banner 728x90

PADANG – Organisasi Pecinta Alam Dolo (PALADO) menyalurkan 128.000 liter air bersih kepada warga terdampak krisis air pascabencana di Kota Padang, Sumatera Barat. Bantuan tersebut disalurkan melalui kolaborasi dengan Rumah Zakat sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang hingga kini masih kesulitan mengakses air bersih.

Distribusi air bersih dilakukan di sejumlah wilayah terdampak, antara lain Gurun Laweh, Gantiang Parak Gadang, Gunung Pangilun, Jati, dan Simpang Haru, yang tersebar di Kecamatan Padang Timur, Padang Utara, dan Nanggalo. Di beberapa lokasi, warga dilaporkan telah hampir satu bulan tidak mendapatkan aliran air bersih.

Penyaluran air dilakukan secara rutin setiap hari selama satu pekan di sejumlah titik. Air bersih tersebut dimanfaatkan warga untuk kebutuhan minum, memasak, mandi, serta keperluan rumah tangga lainnya.

Salah satu warga penerima bantuan, Ibu Yati, mengaku sangat terbantu dengan adanya distribusi air bersih tersebut.
“Kami sudah lama kesulitan mendapatkan air bersih. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Relawan Rumah Zakat, Bang Nico, mengatakan bahwa ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak bagi warga terdampak.
“Di beberapa wilayah air sudah lama tidak mengalir. Dengan dukungan PALADO, distribusi air bisa dilakukan secara rutin,” katanya.

Aksi kemanusiaan di Padang ini menambah daftar keterlibatan PALADO dalam respons kebencanaan lintas daerah. Sebelumnya, organisasi ini sempat menghimpun donasi Rp10 juta melalui aksi solidaritas di Kota Palu dan Kabupaten Sigi untuk membantu penyintas bencana di Sumatera dan Aceh.

Koordinator Lapangan PALADO, Mohammad Lutfi, SH, menegaskan bahwa setiap aksi yang dilakukan membawa pesan solidaritas dan kepedulian lingkungan.
“Solidaritas lintas pulau adalah kekuatan rakyat. Menjaga alam adalah prasyarat keadilan bagi manusia,” tegasnya.

PALADO merupakan organisasi pecinta alam yang berdiri sejak 1997 dan berkedudukan di Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi. Organisasi ini aktif dalam pendidikan kepecintaalaman, pelestarian lingkungan, serta respons cepat kebencanaan. Penyaluran air bersih di Kota Padang menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PALADO dalam kerja-kerja kemanusiaan dan solidaritas sosial.*