News  

DPRD Donggala Bahas Nota Keuangan 2026: Pemulihan Ekonomi Mulai Terasa, Infrastruktur Masih “PR” Berat

banner 728x90

DONGGALA – DPRD Kabupaten Donggala kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pidato pengantar nota keuangan rancangan APBD 2026. Sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Donggala, Asis Rauf, itu berlangsung di Ruang Sidang Utama, Rabu (19/11).

Wakil Bupati Donggala, Taufik M Burhan, hadir mewakili Bupati untuk membacakan pidato nota keuangan. Di hadapan anggota dewan, Taufik membeberkan kondisi ekonomi daerah yang perlahan bangkit, tetapi masih dibayangi sejumlah persoalan klasik.

“Pertanian, perikanan, hingga perdagangan di pasar tradisional mulai kembali hidup. UMKM juga bergerak. Tapi harga komoditas yang naik-turun dan daya beli yang belum pulih jadi tantangan besar,” ujar Taufik.

Ia juga mengingatkan bahwa sektor infrastruktur tetap menjadi pekerjaan rumah yang berat. Meski pembukaan jalur distribusi terus dilakukan, kualitas dan keterhubungan antarkawasan masih jauh dari harapan.

“Kita terus dorong konektivitas wilayah. Tapi jujur, kondisi infrastruktur kita masih menuntut kerja keras bersama,” katanya.

Tak hanya ekonomi dan infrastruktur, Taufik menyinggung layanan publik yang belum merata. Pendidikan dan kesehatan dinilainya masih menghadapi persoalan mendasar.

“Banyak sekolah dan fasilitas kesehatan butuh rehabilitasi. Di wilayah terpencil, masyarakat masih kesulitan mendapat layanan cepat dan merata,” ungkapnya.

Persoalan sosial seperti kemiskinan, kerentanan wilayah pesisir, hingga sempitnya peluang peningkatan keterampilan bagi generasi muda juga ikut masuk dalam sorotan pemerintah daerah.

“Pemberdayaan masyarakat terus kita perluas, tapi ini butuh kolaborasi semua pihak,” tandasnya.

Dengan paparan tersebut, DPRD Donggala membuka rangkaian pembahasan APBD 2026 yang dipastikan akan penuh evaluasi, negosiasi, dan penajaman prioritas pembangunan.JOS