DONGGALA – Kabar gembira datang bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Donggala. Dua kecamatan, yakni Banawa dan Tanantovea, resmi masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) sektor perikanan. Program unggulan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini dikemas dalam bentuk Kampung Nelayan Merah Putih, sebagai bagian dari visi ekonomi biru Presiden RI.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assagaf, mengungkapkan bahwa program tersebut akan digelar di tiga titik utama. Yakni, Kelurahan Boneoge (Kecamatan Banawa), Desa Wombo Kalonggo (Kecamatan Tanantovea), serta Desa Rerang (Kecamatan Dampelas).
“Mengapa Boneoge dipilih? Karena hampir seluruh masyarakatnya hidup dari laut. Itu menjadi indikator utama untuk kami usulkan ke pusat,” terang Ali saat dihubungi, Jumat (17/10).
Selain fokus pada wilayah pesisir, dua desa lain yakni Wombo Kalonggo dan Rerang juga disiapkan untuk pengembangan budidaya ikan nila. Menariknya, kedua desa tersebut bahkan telah menghibahkan lahan seluas enam hektare kepada Pemkab Donggala tanpa ganti rugi sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut.
“Wombo Kalonggo punya potensi besar untuk budidaya air tawar karena ketersediaan sumber airnya melimpah. Sementara Desa Rerang cocok untuk pengembangan ikan nila, sesuai dengan karakter wilayahnya,” jelas Ali.
Melalui program ini, pemerintah berharap dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mewujudkan ekonomi biru berkelanjutan di Kabupaten Donggala.ALB










