DONGGALA– Aspirasi warga kembali mengalir saat anggota DPRD menggelar reses di Desa Bonemarawa, Kecamatan Rio Pakava. Sejumlah kebutuhan mendesak disampaikan masyarakat, mulai dari infrastruktur dasar hingga fasilitas pendidikan yang kondisinya dianggap memprihatinkan.
Di Dusun III, warga meminta pembangunan jalan sepanjang 2 kilometer. Jalan tersebut merupakan akses utama warga menuju kebun dan permukiman, namun kondisinya rusak parah sehingga menghambat mobilitas. Usulan ini menjadi perhatian khusus karena menjadi kebutuhan prioritas warga sehari-hari.
Masih di dusun yang sama, masyarakat juga mengajukan rehab gedung posyandu yang selama ini menjadi pusat pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kondisi bangunan disebut semakin tidak layak dan membutuhkan perbaikan segera agar pelayanan bisa berjalan optimal.
Selain itu, warga juga menyoroti kondisi jembatan penghubung di Bonemarawa yang telah rusak dan membahayakan pengguna. Mereka berharap Dinas Pekerjaan Umum dapat segera melakukan perbaikan mengingat jembatan tersebut merupakan jalur vital penghubung desa.
Tak hanya infrastruktur dasar, warga juga meminta perhatian pemerintah untuk sektor pendidikan. Gedung TPQ di Desa Bonemarawa dilaporkan mengalami kerusakan di beberapa bagian dan butuh rehabilitasi agar kegiatan belajar anak-anak dapat berlangsung nyaman dan aman.
Warga berharap seluruh usulan yang disampaikan ini dapat diakomodasi melalui penganggaran daerah. Mereka menilai kebutuhan tersebut bukan hanya mendesak, tetapi juga menyangkut hajat hidup masyarakat banyak.
Reses kali ini menunjukkan bahwa kebutuhan infrastruktur dasar dan fasilitas pendidikan masih menjadi prioritas utama warga Rio Pakava yang berharap perhatian serius dari pemerintah daerah.ALB










