News  

Moh Nur Dorong Donggala Siapkan Rantai Pasok untuk Program MBG

Anggota DPRD Donggala, Moh Nur saat melaksanakan reses. FOTO: IST
banner 728x90

DONGGALA — Anggota DPRD Donggala, Moh Nur, turun menemui warga di Desa Enu, Kecamatan Sindue, serta Desa Batusuya, Kecamatan Sindue Tombusabora dalam agenda reses. Legislator Gerindra itu berdialog langsung untuk menyerap aspirasi dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat di daerah pemilihannya.

Dalam reses tersebut, Nur menyoroti kebutuhan intervensi pemerintah di sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan penguatan ekonomi masyarakat, mulai pertanian, hortikultura, peternakan, perikanan hingga UMKM.

Ia juga mengangkat isu strategis terkait program nasional Makanan Bergizi (MBG) yang mulai berjalan pada 2026–2027. Dengan estimasi 60.000–75.000 penerima manfaat dan belanja bahan baku Rp10.000 per porsi, potensi perputaran uang di Donggala disebut bisa mencapai Rp600 juta hingga Rp750 juta per hari.

“Jika potensi sebesar ini tidak kita kelola dengan baik, uangnya justru akan lari ke daerah tetangga. Karena itu, Pemkab harus menyiapkan sistem rantai pasok lokal yang kuat,” ujar Nur, Senin (13/10).

Ia menekankan pentingnya pembenahan pasar tradisional, peningkatan kapasitas petani dan peternak, serta perencanaan produksi yang terukur agar Donggala mampu menjadi pemasok utama bahan baku program MBG.

Nur berharap hasil reses tidak berhenti sebagai formalitas, tetapi benar-benar menjadi acuan pemerintah daerah dalam merumuskan program yang berpihak pada rakyat dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.JOS