News  

Sulteng Siap Jadi Provinsi Percontohan Atasi Kemiskinan Ekstrem

Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulteng, Syarifudin Hafid.FOTO:IST
banner 728x90

PALU – Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng), Syarifudin Hafid, optimistis daerahnya bisa menjadi salah satu provinsi terdepan dalam menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Keyakinan itu ia sampaikan menanggapi instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang menargetkan kemiskinan ekstrem nasional turun hingga nol persen pada akhir 2026.

“Pengentasan kemiskinan di Sulawesi Tengah harus diselesaikan. Program 9 BERANI yang dicanangkan Gubernur sangat relevan dengan instruksi Presiden. Tinggal bagaimana kita bersinergi agar program itu benar-benar dirasakan rakyat,” tegas Syarifudin, Selasa (9/9).

Ia mendorong dibentuknya Satgas Percepatan Pengentasan Kemiskinan di tingkat provinsi. Menurutnya, satgas dibutuhkan untuk mempercepat integrasi kebijakan pusat dengan daerah sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat.

Politikus Demokrat itu menilai, dengan keseriusan Gubernur Anwar Hafid dan dukungan penuh Presiden Prabowo, Sulteng berpeluang besar menjadi acuan nasional.

“Paradoks ekonomi kita harus dijawab. Kekayaan sumber daya alam yang melimpah harus sejalan dengan berkurangnya jumlah masyarakat miskin,” ujarnya.

Syarifudin menekankan, pemberdayaan masyarakat jauh lebih penting daripada sekadar bantuan sosial. Penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya beli, hingga penghapusan kantong-kantong kemiskinan harus berjalan beriringan.

Ia juga menyoroti program prioritas pemerintah pusat seperti Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, dan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang harus benar-benar terimplementasi di daerah.

“Semua pihak harus kompak. Jika DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil bersatu, Sulawesi Tengah bisa berada di garda depan dalam menghapus kemiskinan ekstrem,” tandasnya.*/RBY