PALU – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) Syarifudin Hafid menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan penataan ruang sebagai panglima pembangunan.
Hal itu disampaikannya dalam Forum Koordinasi Pembangunan Wilayah Berbasis Penataan Ruang Pulau Sulawesi yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sulteng, Kamis (10/7).
Forum strategis ini dihadiri Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Kepala Badan Informasi Geospasial Prof Dr Aris Mardani, para gubernur se-Sulawesi dan Papua Barat Daya, termasuk Gubernur Sulteng Anwar Hafid, serta sejumlah kepala daerah kabupaten/kota.
Sebagai tuan rumah, DPRD Sulteng memegang peran penting mendorong sinergi lintas wilayah dan antarlevel pemerintahan. Tujuannya jelas: pembangunan yang adil dan berkelanjutan berbasis tata ruang.
“Saya sangat mendukung penguatan tata ruang. Jika tidak disiplin, bisa menimbulkan konflik, kerusakan lingkungan, hingga memperparah ketimpangan antarwilayah,” tegas Syarifudin.
Politikus Partai Demokrat itu juga menekankan percepatan penyusunan dan pengesahan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di setiap daerah. Menurutnya, RDTR adalah syarat utama hadirnya investasi sehat dan sesuai zonasi.
“Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah menyinkronkan RPJMD dengan RPJMN 2025–2029. Termasuk mengawal anggaran dan pengawasan implementasi RDTR di lapangan,” tambahnya.
Syarifudin mengapresiasi pesan Menko AHY yang menekankan tata ruang sebagai kompas pembangunan. Pembangunan, kata dia, harus menyeimbangkan investasi, lingkungan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan rakyat.
“DPRD berdiri di garis yang sama. Forum ini diharapkan melahirkan komitmen nyata semua pemangku kebijakan, baik pusat maupun daerah,” pungkasnya.*/RBY












