News  

Ketua DPRD Sulteng Dorong Kolaborasi Sukseskan Bangga Kencana

Ketua DPRD Sulteng, H. Moh. Arus Abdul Karim (tengah) dalam Rakorda Program Bangga Kencana yang digelar di Hotel Best Western Plus Coco Palu, Selasa (8/7/2025).FOTO:IST
banner 728x90

PALU – Ketua DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) H Moh Arus Abdul Karim menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menyukseskan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Hal itu ia sampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bangga Kencana di Hotel Best Western Plus Coco Palu, Selasa (8/7). Rakorda dihadiri jajaran BKKBN, Forkopimda, perguruan tinggi, OPD, hingga mitra kerja pusat dan daerah.

“Masalah stunting, pernikahan anak, maupun unmet need bukan sekadar urusan teknis. Ini menyangkut masa depan daerah kita. DPRD siap mendukung penuh agar kolaborasi lintas sektor ini berjalan efektif,” tegas Arus.

Politikus Golkar itu mengingatkan agar program Bangga Kencana tidak berhenti di angka capaian, tetapi benar-benar menghadirkan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga.

Rakorda sendiri dibuka Wakil Gubernur Sulteng dr Reny A Lamadjido dengan tema Integrasi Quick Wins Kemendukbangga – Berani Cerdas, Berani Sehat untuk Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Wagub mengapresiasi capaian positif pengendalian penduduk. Antara lain, penurunan angka fertilitas, meningkatnya penggunaan kontrasepsi modern, serta turunnya angka kelahiran remaja.

“Penghematan jumlah penduduk 111.242 jiwa atau 3,59 persen bukan kebetulan. Itu hasil kerja keras semua pihak. Tapi kita masih punya PR besar: unmet need 13,8 persen dan angka stunting 26,1 persen,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, BKKBN Sulteng meluncurkan lima program Quick Wins sebagai strategi nasional:

  • GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting)
  • TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak)
  • GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia)
  • SIDAYA (Lansia Berdaya)
  • AI-SUPERAPPS (aplikasi konsultasi berbasis AI untuk keluarga dan pengasuhan).

Kelima program akan diintegrasikan dengan Berani Cerdas dan Berani Sehat, lalu diterapkan hingga ke tingkat desa.

Arus optimistis, dengan sinergi pemerintah, legislatif, akademisi, dan masyarakat, Bangga Kencana bisa menjadi motor lahirnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.*/RBY