Parigi Moutong

Banjir, tujuh Jembatan Penghubung di Parimo Ambruk

Parimo, sultengpostcom – Banjir selama 3 hari berturut-turut menghantam Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyebabkan banyak kerusakan.

Banjir tidak hanya menyebabkan rumah warga hanyut namun juga tujuh jembatan penghubung antar desa rusak berat.

Kepala BPBD Parimo, Abdul Aziz Tombolotutu mengatakan jika luapan air sungai dibeberapa titik yang menyebabkan jembatan penghubung antar desa mengalami rusak berat.

“Ada 7 titik jembatan penghubung rusak, itu dikembatan baliara, jembatan Lemosa Gangga, jembatan Olontua Olaya, jembatan Parigi Parigi Empuh dan 2 jembatan di jalur dua Olaya,” ucap Abd. Aziz, seperti dikutip Sulawesi Today, Selasa (14/7/2020).

Aziz menjelaskan, jika ketujuh titik jembatan yang rusak tersebut diakibatkan luapan 4 sungai yang terdapat di Parimo.

“Ini sungai ada beberapa titik seperti di sungai Bambalemo, sungai Korongtua, sungai Olonjongi, sungai Orongtuo dan Olaya,” terangnya.

Dia menambahkan bahwa semua warga yang terdampak akibat luapan lima sungai tersebut kini harus mengungsi yang berada di Olobaru da Boentongo.

“Ada beberapa titik tempat pengungsian yaitu di Olobaru dan Boentongo. Untuk jumlah pengungsi belum diketahui berapa jumlah total pengungsi yang jelas ada ratusan,” jelasnya. (al/ar).

Selengkapnya: https://sulawesitoday.com/2020/07/14/banjir-parimo-7-jembatan-penghubung-antardesa-ambruk/

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close